Home Berita LSM FKM dan Puluhan Masyarakat Bojonegoro Gelar Aksi Damai

LSM FKM dan Puluhan Masyarakat Bojonegoro Gelar Aksi Damai

138
0
SHARE

Bojonegoro Permataly.com.

LSM Forum Kedaulatan Masyarakat Bojonegoro (FKMB) bersama puluhan masyarakat menggelar aksi damai di Kejaksaan Negeri dan Inspektorat Bojonegoro, Jawa Timur, Jum’at 16/11/2018.

Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Edy Susilo selaku Ketua FKM Bojonegoro. Dalam orasinya didepan kantor Inspektorat dia mengatakan bahwa pihaknya mempertanyakan perkembangan kasus kasus yang terjadi di Bojonegoro.

“Bagaimana perkembangan kasus dugaan korupsi penyelewengan dana desa dan alokasi dana desa, yang dilakukaan oleh Totok (mantan Kades Pragelan) tahun anggaran 2016, yang hingga saat ini penyelidikannya belum ada perkembangannya.” beber Edy.

Menurut informasi, kata Edy, hasil audit Inspektorat sudah selasai, dan mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 138 juta.

Lanjut Edy, uang tersebut seharusnya sudah dikembalikan oleh mantan. Sebab, hasil audit sudah disampaikan ke Pj Bupati Supriyanto waktu itu, dan dia (mantan) dikasih waktu 60 hari dari pemanggilan untuk mengembalikannya.

“Kami juga menanyakan kasus dugaan korupsi perjalanan Dinas Inspektorat yang hingga saat ini belum ada titik terang.” ungkap dia.

Dia menambahkan, pihaknya menanyakan juga kasus dugaan Parisipating Interes blok Cepu (EMCL) yang dikelola oleh BUMD, PT ADS dan swasta PT SER yang merugikan negara dan masyarakat Bojonegoro.

Selain itu, pihaknya juga menanyakan dugaan kasus perjalanan Dinas DPRD Bojonegoro tahun anggaran 2006-2007 yang merugikan negara 13 Miliar, hingga saat ini belum jelas dan baru menjerat dua anggota dewan.

Lebih dari itu, pihaknya juga menanyakan kasus dugaan korupsi dana Bimtek dan sosialisasi UU tahun 2012, yang merugikan negara sebesar 8,7 Miliar.

Padahal, menurut UU Tipikor bahwa
pengembalian hasil korupsi tidak berarti menghilangkan unsur pidananya.

“Bukan FKMB saja yang wajib mengungkap kasus korupsi. Warga masyarakat dan semua element di Bojonegoro wajib melapor ke penegak hukum untuk mengungkap semua kasus korupsi di Kabupaten Bojonegoro.” pungkasnya. (Agus/1).

LEAVE A REPLY