Home Berita Operasi Zebra Semeru Digelar Secara Hunting System dan Stasioner

Operasi Zebra Semeru Digelar Secara Hunting System dan Stasioner

51
0
SHARE

Bojonegoro Permataly.com.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto menyatakan bahwa penindakan pelanggaran Operasi Zebra Semeru digelar secara hunting system dan stasioner. Kegiatan tersebut berhasil menindak 84 kendaraan yang melakukan pelanggaran, Kamis 1/11/2018.

“Untuk kegiatan pada hari ini, target operasinya merupakan beberapa target prioritas yang sudah ditentukan yaitu pelanggaran tanpa helm, pengendara motor yang masih dibawah umur, kendaraan ngeblong dan melawan arus.” tutur Aristianto.

Aristianto menambahkan, bahwa dalam pelaksaan razia hunting sistem didapati 15 pelanggar, dan perugas memberikan tindakan kepada mereka dengan menggunakan e-Tilang.

Kemudian, siang harinya dilaksanakan razia stasioner yang berlokasi di Jalan Raya Nasional Bojonegoro-Babat bertempat di Desa Tikusan, Kecamatan Kapas. Hasilnya 69 kendaraan ditilang atas pelanggarannya tersebut.

“Penindakan hari ini didominasi oleh pengendara motor anak dibawah umur dan tidak memiliki SIM, jadi anak-anak kecil ini memang seharusnya belum diperbolehkan mengendarai motor.” Jelas Aristianto.

Menurut Aristianto, ada 5 pelanggaran tanpa helm. 12 melawan arus. 33 pengendara dibawah umur. 16 pengemudi tanpa safety belt dan 12 pelanggaran lainnya.

“Kami tidak bosan mengajak kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan kembali keamanan dan keselamatan dalam berkendara, budayakan malu untuk melanggar aturan lalu lintas.” pungkas Aristianto. (Hs/1).

LEAVE A REPLY