Home Berita Makin Praktis, BPJS Kesehatan Gunakan Sistem Rujukan Online

Makin Praktis, BPJS Kesehatan Gunakan Sistem Rujukan Online

50
0
SHARE

Bojonegoro Permataly.com.

Program dari BPJS, Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang mulai dilaksanakan sejak 1/9/2018, kini menggunakan sistem rujukan online kepada seluruh peserta.

“Digitalisasi rujukan ini mendekatkan peserta dengan fasilitas kesehatan dan mengurangi antrean dalam pelayanan kesehatan.” kata Kepala Bidang Jaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Achmad Chairil Anwar.

Pada dasarnya, lanjut Achmad, sistem rujukan BPJS Kesehatan tidak berubah. Justru peserta akan mendapatkan pelayanan yang tepat dan berkualitas.

Achmad menambahkan, sistem ini adalah jawaban terwujudnya kemudahan dan kepastian peserta dalam memperoleh layanan di rumah sakit dan disesuaikan dengan kompetensi.

Rujukan online diterapkan karena faktanya ada beberapa kondisi yang menjadi dasar, diantaranya jumlah rumah sakit saat ini terbatas serta penyebarannya tidak merata.

Begitu pun dengan kompetensi setiap rumah sakit tidak sama misalnya jumlah dokter spesialis dan sarana prasarana.

“Sementara tantangannya, Program JKN-KIS harus memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta sesuai kebutuhan medis berdasarkan fasilitas kesehatan yang tersedia.” tandas Achmad Chairil Anwar.

Dalam sistem rujukan ini, menurut Achmad, peserta akan dirujuk ke fasilitas kesehatan sesuai dengan kompetensi pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

“Peserta tetap dirujuk ke dokter spesialis. Jadi jangan khawatir, dalam kasus tertentu bisa langsung ke dokter sub spesialis di rumah sakit dikelas yang lebih tinggi.” lanjut Achmad, “sistem ini, ditampung dalam platform Primary Care BPJS Kesehatan di laman pcare.bpjs-kesehatan.go.id dan akan dijalankan penuh pada 1 Oktober 2018.”

Menjelang waktu yang tersisa, BPJS terus melengkapi sejumlah kebutuhan data agar tidak ada masalah berarti. Salah satunya meminta rumah sakit rujukan untuk melengkapi data profil pelayanan yang disediakan.

“Jadi, pasien akan dimudahkan saat meminta rujukan karena tidak perlu lagi menyetorkan foto kopi, dan data-data pasien secara manual.” pungkasnya.

*Hms/1.

LEAVE A REPLY