Home Berita Perkelahian 2 Orang Warga Tambakrejo, Penyebabnya Persoalan Sepele

Perkelahian 2 Orang Warga Tambakrejo, Penyebabnya Persoalan Sepele

80
0
SHARE

Bojonegoro Permataly.com.

Diberitakan sebelumnya anggota Polsek Tambakrejo menangkap SMR pria 60 tahun dan SPY pria 40 tahun keduanya warga Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jatim, karena terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam (sajam), di jalan poros desa setempat, Senin 8/10/2018.

Akibat perkelahian tersebut, kedua pelaku mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit, sebabnya persoalan sepele.

Saat itu SPY hendak pulang ke rumah, naik sepeda motor dan terhalang oleh mobil SMR yang sedang berhenti di tengah jalan, dan SPY harus melewati sawah di pinggir jalan tersebut.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, saat dihubungi awak media ini menjelaskan, bahwa kronologi peristiwa berawal SPY hendak pulang mengendarai sepeda motornya melintas di depan rumah SMR.

Pada saat itu, mobil truk milik SMR sedang berhenti di tengah jalan, sehingga menyulut emosi SYP, yang telah berulang kali membunyikan klason agar mobil bisa dipindah dan tidak menghalangi jalan.

“Saat itu pelaku SPY sudah berusaha membunyikan klakson sepeda motornya, namun rupa-rupanya tidak dihiraukan oleh SMR.” terang, AKBP Ary Fadli.

Sesampai di rumah, SPY yang dendam mengambil golok dan kembali keluar untuk mencari SMR dan menantang untuk berduel, sehingga terjadilah perkelahian tepat di depan rumah SPY.

“Kedua pelaku saling serang menggunakan senjata tajam di jalan poros desa setempat, tepatnya di depan rumah SPY.” imbuh Kapolres.

Akibat perkelahian tersebut, SPY terkena sabetan pedang pada pergelangan tangan kanan dan bagian atas pinggul kiri.

Sedangkan pelaku SMR mengalami luka pada ibu jari tangan kanan. “Saat ini kedua pelaku masih dalam perawatan di rumah sakit.” lanjut Kapolres.

Saat ini perkara tersebut ditangani penyidik Polsek Tambakrejo. Penyidik telah memanggil sejumlah saksi guna dimintai keterangan. Penyidik juga sudah meminta hasil visum dari rumah sakit.

Bahwa antara istri SMR dengan istri SPY, masih ada hubungan kekeluargaannamun demikian menurut Kapolres, terhadap kedua pelaku masih dapat dijerat dengan UU Darurat tahun 1951, tentang Kepemikan Senjata Tajam dan Pasal 353 ayat 2 KUHP.

“Kedua pelaku disangka telah melakukan penganiayaan atau perkelahian, ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara,” pungkas Kapolres.

*Hms/1.

LEAVE A REPLY