Beranda Berita Proyek Selesai, Terindikasi Kayu Jati Kuno Bongkaran Dijual Kepsek SDN Klepek

Proyek Selesai, Terindikasi Kayu Jati Kuno Bongkaran Dijual Kepsek SDN Klepek

331
0
BERBAGI

Bojonegoro Permataly.com.

Terindikasi penjualan batangan kayu jati kuno bekas bongkaran SDN Klepek, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro, Jatim, senilai jutaan rupiah menjadi perbincangan warga setempat, pada Minggu, 23/09/2018.

Warga menyebutkan, kayu jati kuno berbagai ukuran dititipkan di rumah warga yang berada di belakang sekolah tersebut.

Proyek pembangunan gedung SDN Klempek yang berlantai dua menjadi alasan dititipkannya kayu jati tersebut. Untuk saat ini pekerjaan proyek telah selesai dikerjakan kontraktor mitra kerja Dinas Pendidikan Bojonegoro.

”Betul tumpukan bongkaran kayu jati kuno dititipkan di rumah saya dan diambil untuk dijual ke Pak Anam pedagang kayu.” kata Muslimin pri 50 tahun, warga setempat.

Dia melanjutkan, penjualan kayu jati atas suruhan Kepala Sekolah/Kepsek SDN Klepek, Sugito.

Penjualan kayu jati dikecewakan warga, karena awal berdirinya sekolah semua sesepuh desa bekerja sama ditahun 1940.

Warga beranggapan, penjualan kayu merupakan tindak pelecehan perjuangan sesepuh dan mengabaikan benda cagar budaya. Bahkan mengingkari rencana, bongkaran kayu jati kuno yang akan dipergunakan untuk tambahan bangunan sekolah TK yang masih satu komplek dengan SDN Klepek.

Ditempat terpisah, Dwi Purwanto, selaku Kepala Dusun mengaku kaget kayu jati telah berpindah tangan. Karena diketahui tindakan penjualan asset merupakan larangan diPemkab Bojonegoro. ”Saya segera klarifikasi mengenai informasi penjualan kayu jati kuno ini.” kata Dwi Purwanto.

Diketahui, gedung SDN Klepek yang saat ini berdinding tembok dan berlantai dua, sebelumnya terdiri dari kayu jati berukuran besar. Untuk total bangunan yang terbuat dari kayu jati berukuran 7 m x 14 m.

Saat disinggung mengenai masalah tersebut, Kepsek Sugito membantah dia menjual kayu jati bongkaran sekolahannya.

“Saya tidak menjual dan saya hanya memindahkan kayu jati itu dari rumah milik Pak Muslimin ke gudang sekolahan. Kalau ingin bukti, silakan dicek besok di sekolahan.” terang Sugito.

*Rn/Agus/1.

LEAVE A REPLY