Home Berita Polres Bojonegoro Berhasil Amankan 18 Unit Motor Bukti Pencurian

Polres Bojonegoro Berhasil Amankan 18 Unit Motor Bukti Pencurian

67
0
SHARE

Bojonegoro Permataly.com.

Polres Bojonegoro menggelar konferensi pers kasus yang berhasil diungkap di halaman Mapolres, Kamis 13/9/2018.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli. Menurut dia, kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor merupakan salah satu kasus yang berhasil diungkap oleh pihaknya.

“Petugas mengamankan dua orang pelaku tindak pidana pencurian motor.” kata AKBP Ary Fadli.

Kedua pelaku berinisial, ML pria 50 tahun, warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Baureno, bertindak selaku pencuri.

Sedangkan WP pria 34 tahun, warga Desa/Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, selaku penjual barang hasil curian.

Dari hasil pengembangan penyidikan, petugas berhasil mengamankan 18 unit sepeda motor sebagai barang bukti pencurian.

“Modus operandi pelaku untuk melancarkan aksinya dengan cara merusak lubang kunci kontak dengan menggunakan kunci T.” jelas ia.

Ia menambahkan, penangkapan ML berawal saat dia melakukan pencurian sepeda motor Honda Beat di pinggir pesawahan Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, pada hari Senin 9/7/2018.

Setelah berhasil membawa lari sepeda motor beserta HP Merk Sony Xperia milik korban yang disimpan di dalam jok, motor tersebut diserahkan kepada WP untuk dijual.

“Saat itu, ML menyerahkan HP milik korban kepada WP sebagai upah menjual hasil curian tersebut.” ungkap dia.

Dari hasil penyelidikan Tim Resmob, lanjut dia, bahwa HP milik korban yang hilang bersama motornya, telah dikuasai oleh WP. Selanjutnya petugas melakukan penangkapan terhadapnya.

“Setelah diinterogasi, WP mengaku mendapatkan HP dari ML. Selanjutnya petugas mengamankan ML di rumah kosnya di Desa Wedi Kecamatan Kapas.” lanjut Kapolres.

Saat ini kedua pelaku diamankan di ruang tahanan Mapolrs Bojonegoro guna menjalani penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, kedua pelaku disangka melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian.

“Pelaku diancaman dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun.” tegas Kapolres.

Pada saat dilaksanakan konferensi pers, salah satu saksi korban, Umi Aliyah wanita 39 tahun, warga Desa Sarirejo, Kecamatan Balen turut dihadirkan.

Kehadirannya dalam rangka menerima sepeda motornya Honda Vario yang sempat dicuri oleh pelaku.

“Motor tersebut kami pinjamkan kepada pemiliknya, karena barang bukti tersebut masih dibutuhkan untuk proses penyidikan.” pungkas AKBP Ary Fadli.

*Agus/1.

LEAVE A REPLY