Home Berita Seorang Warga Kanor Ditangkap Polisi

Seorang Warga Kanor Ditangkap Polisi

114
0
SHARE

Bojonegoro Permataly.com.

Seorang berinisial AS pria 27 tahun, warga Kecamatan Kanor, ditangkap anggota Sat Reskrim Polres Bojonegoro pada hari Jumat 20/7/2018.

AS melakukan aksi pencurian dengan pemberatan/Curat, di rumah milik Silsila Irawati wanita 53 tahun, yang terletak di Jalan Sersan Mulyono, Kelurahan Klangon, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli kepada media ini mengungkapkan, peristiwa pencurian tersebut bermula pada awal bulan Juli 2018, korban bersama anaknya pulang ke rumah yang ada di Surabaya.

“Saat baru pulang, pada hari Kamis 19/7/2018 pagi hari, korban masih belum mengetahui kalau sejumlah uang dan barang miliknya telah hilang atau dicuri,” ungkap kapolres.

Selanjutnya, sekitar pukul 18.30 WIB, pada saat korban hendak masuk ke dalam kamarnya, ternyata kunci kamarnya tidak dapat dimasukan ke lubang kunci, sehingga korban segera memanggil tukang kunci dan setelah berhasil masuk ke dalam kamar korban segera mengecek barang-barang miliknya.

“Saat itulah korban baru mengetahui kalau barang-barang miliknya telah hilang, “Selanjutnya, pada hari Jumat 20/7/2018 pagi, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bojonegoro,” Lanjut Kapolres.

Berdasarkan laporan tersebut, anggota mendatangi rumah korban untuk melakukan olah TKP dan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi korban, diketahui bahwa yang di beri tanggung jawab untuk menjaga rumah, saat korban pergi ke Surabaya adalah pelaku AS, sehingga petugas segera mendatangi rumah pelaku.

“Setelah dilakukan interogasi awal, akhirnya pelaku AS mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian barang-barang milik korban dengan dibantu seorang rekannya, yang ternyata telah melarikan diri terlebih dahulu,” jelas Kapolres.

Saat ini, pelaku berikut sejumlah barang bukti milik korban diamankan di Mapolres Bojonegoro untuk proses hukum lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, pelaku disangka telah melaggar Pasal 363 KUHP tentang pencurian, diancam dengan hukuman tujuh tahun penjara,” pungkas Kapolres.

Sementara untuk seorang pelaku yang saat ini melarikan diri, identitasnya telah diketahui petugas dan telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang/DPO.

Adapun barang yang hilang berupa uang tunai kurang lebih sebesar Rp 50 juta, yang disimpan dalam almari, 2 set perhiasan emas yang diletakkan di atas meja, 1 pasang cincin kawin disimpan dalam almari, 1 batang emas seberat 25 gram disimpan dalam laci alamari, 1 buah jam tangan merk TuDoor warna perak diletakkan di bawah meja dan 1 kamera Digital Olympus PEN warna hitam yang diletakkan di bawah meja rias.

**Agus/1.

LEAVE A REPLY