Home Berita Pemilik Tambang Pasir Darat Tanpa Izin Ditangkap Polisi

Pemilik Tambang Pasir Darat Tanpa Izin Ditangkap Polisi

136
0
SHARE

Bojonegoro Permataly.com.

TBR pria 40 tahun, warga Desa Sambeng Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ditangkap anggota jajaran Sat Reskrim Polres Bojonegoro pada hari Selasa 17/07/2018.

Dia ditangkap karena melaksanakan operasi tambang pasir darat yang diduga tidak dilengkapi izin.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli saat ditemui awak media ini pada hari Senin 23/07/2018 mengungkapkan, bahwa penangkapan terhadap pelaku berawal adanya informasi dari masyarakat.

“Ternyata benar, petugas mendapati adanya kegiatan penambangan pasir dan tanah urug secara mekanik dengan menggunakan dua unit Ekskavator,” terang Kapolres.

Dari keterangan sasi-saksi di lokasi diketahui bahwa pemilik dari tambang pasir dan tanah urug tersebut adalah TBR pria 40 tahun, warga desa setempat.

Sementara tanah galian tersebut dijual dengan harga Rp 110 ribu per rit, kepada para sopir truk yang datang ke area penambangan tersebut.

“Selanjutnya petugas mengamankan pemilik tambang berikut sejumlah barang bukti, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” terang Kapolres.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas berupa, 2 unit Ekskavator beserta kunci, uang tunai Rp 800 ribu dari hasil penjualan pasir atau tanah urug, 1 unit truk warna kuning beserta kunci dan 1 buah buku catatan hasil penjualan pasir atau tanah.

Pemilik tambang tersebut disangka melaggar Pasal 158 UU RI Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan.

“Pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak sepuluh miliar rupiah”, tegas Kapolres.

Kapolres berpesan kepada warga Bojonegoro yang ingin melaksanakan kegiatan pertambangan, agar mengurus perizinan yang sudah ada. “Jika ingin melakukan aktifitas pertambangan, segera urus izinnya di dinas terkait,” pesan Kapolres.

**Agus/1.

LEAVE A REPLY