Home Berita Kades Kedungrejo Malo Bojonegoro Diputus 2 Bulan Penjara

Kades Kedungrejo Malo Bojonegoro Diputus 2 Bulan Penjara

339
0
SHARE

Bojonegoro Permataly.com.

Pengadilan Negeri/PN Kabupaten Bojonegoro menggelar sidang lanjutan kasus dugaan pencurian pipa gas dengan terdakwa Mustakim, Kepala Desa Kedungrejo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Sidang dipimpin oleh Majelis Hakim Prancis Sinaga tersebut, dimulai dari agenda mendengarkan keterangan para saksi dan mendengarkan keterangan Jaksa Penuntut Umum/JPU.

Isdaryanto, selaku Humas PN Kabupaten Bojonegoro, menuturkan bahwa saat persidangan JPU menyampaikan, Pertamina selaku korban telah mencabut laporannya, sehingga tidak bersedia untuk hadir.

“Atas persetujuan terdakwa, keterangan saksi dibacakan sesuai berita acara penyidikan dan dilanjutkan dengan pemeriksaan yang intinya terdakwa membenarkan, sekaligus dilakukan penuntutan hari ini,” jelas Isdaryanto, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 5/7/2018.

Dia menambahkan, bahwa dalam sidang kasus tersebut JPU menuntut terdakwa dengan tuntutan pidana 3 bulan tahanan serta mengembalikan semua barang bukti kepada Pertamina.

Adapun dari pembelaan terdakwa meminta keringan hukuman, hal ini dikarenakan terdakwa telah bersepakat dengan korban dan laporanya sudah dicabut.

“Untuk putusan amarnya, diputus bersalah karena telah melakukan pencurian dan difonis hukuman 2 bulan penjara, serta barang bukti harus dikembalikan dan biaya perkara sebesar Rp 5 ribu,” ungkap Isdaryanto.

Seperti yang termuat dalam putusan Majelis dalam memutuskan perkara ini, lanjut dia, disandarkan pada keadaan-keadaan yang memberatkan dan meringankan pada diri terdakwa.

Keadaan yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa tidak memberikan sari tauladan kepada masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum, selain itu terdakwa tidak mentaati penetapan Pengadilan dengan jenis tahanan rumah.

“Keringanan diberikan karena terdakwa mengaku bersalah, menyesal, dia merupakan tulang punggung keluarga dan terdakwa belum pernah dijatuhi pidana. Antara Pertamina dan terdakwa telah mencapai perdamaian dan mencabut laporan,” imbuh Isdaryanto.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa Kepala Desa tersebut dilaporkan PT Pertamina Aset IV ke Polres Bojonegoro atas dugaan pencurian pipa besi saluran minyak di Jalan PT Pertamina EP Field Cepu, di Dusun Ngudal, Desa Kedungrejo, Kecamatan Malo, pada Minggu 28/1/2018 pukul 14.00 WIB.

**Agus/1.

LEAVE A REPLY