Home Berita Presiden Sampaikan Belasungkawa untuk Korban KM Sinar Bangun

Presiden Sampaikan Belasungkawa untuk Korban KM Sinar Bangun

79
0
SHARE

Jakarta Permataly.com.

Presiden Jokowi menerima laporan dari Menteri Perhubungan dan Kepala Basarnas terkait peristiwa tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun di perairan Danau Toba, dia menyampaikan belasungkawa bagi para korban.

“Atas nama pribadi dan seluruh rakyat Indonesia, kita menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban yang meninggal dunia dalam musibah tersebut,” ungkap Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabi 20 Juni 2018 malam.

Kemudian, Kepala Negara meminta jajaran terkait untuk meneruskan upaya pencarian dan penyelamatan bagi para korban yang masih belum ditemukan.

“Terhadap korban yang hilang saya minta Basarnas, TNI, Polri dan BNPB untuk secepatnya segera menemukan dan menyelamatkan korban,” pinta Presiden.

Selanjutnya dia mengatakan, bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran bagi seluruh pihak untuk selalu menjaga kewaspadaan. Ia menyerukan kepada seluruh pemilik kapal agar menaati semua peraturan, mengutamakan keselamatan penumpang dan mengikuti petunjuk dari BMKG terkait potensi cuaca buruk.

“Saya juga minta kepada Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan di daerah untuk selalu rutin melakukan pemeriksaan berkala demi keamanan dan keselamatan penumpang,” imbuh dia.

Presiden Joko Widodo juga memastikan bahwa seluruh korban akan mendapatkan santunan dan biaya perawatan dari Pemerintah.

“Pemerintah akan memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan menjamin biaya perawatan untuk yang memerlukan perawatan,” tutur dia.

Lebih lanjut, ia telah menginstruksikan Menteri Perhubungan untuk melakukan evaluasi mengenai standar keselamatan bagi angkutan penyeberangan. Presiden pun berharap agar peristiwa serupa tak terulang kembali di masa mendatang.

“Saya minta kasus seperti ini jangan sampai terulang lagi dan saya telah memerintahkan kepada Menteri Perhubungan untuk mengevaluasi seluruh standar keselamatan bagi angkutan penyeberangan,” tandasnya.

Saat memberikan pernyataan tersebut, Kepala Negara didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beserta Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsdya TNI M. Syaugi.

*GAL/Agus/1.

LEAVE A REPLY