Home Berita Hanya 4 dari 50 Karyawan PR Sidodadi Kanor yang Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Hanya 4 dari 50 Karyawan PR Sidodadi Kanor yang Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

116
0
SHARE

Bojonegoro permataly.com.

“Untuk karyawan saya yang berada di Desa Cangaan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jatim, sebagian sudah saya ikutkan BPJS Ketenagakerjaan”

Demikian dikatakan Achmad Abdul Hadi pemilik Perusahaan Rokok (PR) Sidodadi, saat ditemui. Dia menambahkan bahwa karyawan saya yang berada di PR tersebut sebanyak 50 orang.

Selain itu, saya juga masih mempunyai PR Megah Jaya yang beralamatkan di Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberejo, “Di PR ini karyawan saya hanya beberapa orang,” ucap Achmad Abdul Hadi.

Sementara itu Reza Putra Susatya Marketing Officer, BPJS Ketenaga Kerjaan, Kabupaten Bojonegoro, saat dihubungi mengatakan hanya ada empat karyawan PR tersebut yang didaftarkan di BPJS ketenagakerjaan.

Berikut daftar ke empat karyawan yang terdaftar di BPJS tersebut diantaranya, Arief Rahman, Ismiati, Maslikah, dan Sunoto. Pihaknya sangat menyayangkan jika masih ada tenaga kerja yang belum terlindungi oleh jaminan sosial tenaga kerja.

Perlindungan terhadap tenaga kerja adalah suatu kewajiban yang seharusnya diberikan pemberi kerja kepada tenaga kerja untuk mengantisipasi resiko yang mungkin terjadi saat bekerja.

Selain itu, dengan adanya jaminan sosial tenaga kerja juga mendapat manfaat tabungan dan pensiun yang bisa dimanfaatkan sebagai bekal dihari tua nanti,” jelas Reza Putra Susatya.

Dirinya berharap, agar seluruh tenaga kerja di Indonesia khususnya di Kabupaten Bojonegoro terlindungi jaminan sosial tenaga kerja.

Jaminan sosial tenaga kerja merupakan suatu langkah preventif yang bisa melindungi tenaga kerja dari resiko pekerjaan dan menjamin kesejahteraan tenaga kerja sebagai bekal dihari tua,” pungkas dia, Selasa 2 Mei 2018.

Pemilik Perusahaan Rokok Sidodadi jelas melanggar Undang-Undang No. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

***Agus/1.

LEAVE A REPLY