Home Kriminal Kadishub: Marka Jalan Veteran Tidak Ada, Bila Terjadi Kecelakaan Siapa Tanggung Jawab?

Kadishub: Marka Jalan Veteran Tidak Ada, Bila Terjadi Kecelakaan Siapa Tanggung Jawab?

187
0
SHARE

Permataly.com.

“Proyek peningkatan Jalan Veteran, leading sektor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro, sudah selesai pelaksanaan pekerjaannya pada akhir Desember 2017 kemarin,” ucap Iskandar, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 5 Februari 2018.

Dia menambahkan bahwa pekerjaan proyek peningkatan Jalan tersebut sudah selesai akan tetapi, masih ada kelengkapan jalan yang belum direalisasi.

“Memang proyek tersebut sudah selesai akan tetapi, masih ada kelengkapan Jalan Veteran yang belum dipasang seperti rambu-rambu yang menunjukan bahwa jalur itu dua arah, serta marka jalan juga belum ada,” jelas dia.

Pada saat penyusunan anggaran APBD, lanjut dia, pihaknya sudah minta supaya ada anggaran untuk Dinas Perhubungan, dengan kegunaan untuk alokasi kelengkapan jalan, karena itu mengacu pada analisa dampak lalu lintas (Andalalin).

“Saat penyusunan APBD saya sudah minta anggaran untuk kelengkapan jalan tersebut, akan tetapi dari pihak DPU Kabupaten dalam hal ini Andi Chandra (Kadin DPU) sudah mengincludkan anggaran untuk marka jalan tersebut di dalam proyek. Dengan dibuangannya pembatas jalan (median) maka harus diganti dengan kelengkapan jalan lain yang namanya marka. Sebab, marka jalan berguna untuk memisahkan antara jalur satu dengan jalur lain karena jalan itu dua arah,” terang Iskandar.

Lebih lanjut Iskandar menjelaskan, “Biar pihak Dinas Perhubungan Kabupaten yang membuat marka jalan tersebut. Karena, pihak Dishub yang lebih tahu tentang pengaturan marka jalan yang benar, karena hal tersebut masuk wilayah kami”.

“Dengan tidak adanya marka di Jalan Veteran, bilamana terjadi kecelakaan pihak siapa yang paling bertanggung jawab?. Kami berharap, sebelum terjadi kecelakaan, mari kita bicarakan hal tersebut,” pesan Iskandar.

Sementara di tempat lain, Andi Chandra Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro, saat ditemui di kantornya dia tidak ada diruangan, “Bapak keluar mas,” jawab salah satu satpam.

Saat dihubungi lewat saluran WhatsApp, terkait kelengkapan Jalan Veteran (marka), perencanaan, apakah benar anggaran untuk kelengkapan jalan tersebut sudah dimasukan di dalam proyek tersebut. Andi Chandra membalas, “Untuk marka jalan sudah dianggarkan tahun 2018”.

Semestinya, untuk kelengkapan jalan yang namanya marka, harus dimasukan dalam rencana anggaran biaya (RAB) proyek tersebut. Karena, sebelum merumuskan perencanaan proyek, pihak konsultan perencanaan melakukan studi kelayakan, guna mempertimbangkan dampak dan manfaat dari adanya proyek.

Seharusnya, marka jalan tersebut adalah kewenangan dari pihak Dishub Kabupaten Bojonegoro.

Proyek peningkatan Jalan Veteran menghabiskan Anggaran Belanja Daerah Kabupaten Bojonegoro tahun 2017 kurang lebih Rp 13 Miliar. Terbagi menjadi dua paket, paket pertama Rp 10,5 Miliar dan paket kedua Rp 2,5 Miliar. (ags/1).

LEAVE A REPLY